Lubang Gelap Bawah Tanah

Buletinkaonak.com – Berbicara tentang gua fikiran kita akan dikaitkan dengan banyak sekali pertanyaan yang  susah untuk orang awam bayangkan. Bagaimana bisa ada lorong dibawah tanah? Apa fungsinya? Seperti apa didalam gua? Dan banyak lagi pertanyaan mengenai gua yang jawabanya masih sedikit orang tau. Ilmu yang mempelajari semua hal tentang Gua dijelaskan lengkap dalam Speleologi. Gua terbentuk secara alamiah dari proses alam yang melubangi batuan dan bentuknya berbeda-beda dari lorong panjang, berkelok-kelok bahkan hanya cekungan dalam. Dahulu Gua difungsikan oleh manusia sebagai tempat tinggal mereka dan pada masa tertentu gua juga bisa sebagai tempat persembunyian yang aman.

Sebagai Pecinta Alam Gua merupakan hal yang menarik untuk di pelajari dan di telusuri. Apa yang dicari didalam Gua? Bagi sebagian masyarakat Gua masih dianggap sebagai tempat yang sakral bahkan tidak sedikit orang juga melakukan ritual didalam Gua, maka tidak heran Gua selalu dikaitkan dengan mistis. Namun bagi Pecinta Alam menelusuri Gua merupakan tantangan yang lengkap. Fisik yang siap, Otak yang bekerja keras dan perlengkapan yang memadai. B hal yang mereka dapatkan dalam penelusuran diantaranya, Mountainering  (Tracking, packing, Peta Kompas), Panjat Tebing (Climbing in the dark Rigging), Arung jeram  (Black water rafting, canoing Swimming, Diving), Paragliding (Pelacakan mulut goa/luweng dari udara), Canoeing (Rapling di air terjun), Vertikal rescue dan Self rescue. Output data berupa proyeksi 2 sampai 3 dimensi, untuk mengetahui bagaimana terbentuknya Gua dibawah ini adalah pengelompokan Gua berdasarkan proses terbentuknya.

Baca Artikel Lainnya :

1. Gua Lava : terbentuk akibat pergeseran permukaan tanah akibat gejala keaktifan vulkanologi.

sumber: pazznetid.blogspot.com

2. Gua Litoral : sesuai namanya terdapat di daerah pantai, palung laut ataupun di tebing muara sungai, terbentuk akibat terpaan air laut (abrasi).

3. Gua batu gamping (karst) : adalah fenomena bentukan gua terbesar. Terbentuk akibat peristiwa karst (pelarutan batuan kapur akibat aktifitas air) sehingga tercipta lorong-lorong dan bentukan batuan sangat menarik akibat proses kristalisasi dan pelarutan gamping.

4. Gua pasir, gua batu halit, gua es, dsb : adalah bentukan gua sangat jarang dijumpai di dunia. Hanya meliputi sangat sedikit dari seluruh jumlah gua di dunia.

sumber: Liputan6.com

Gua adalah keindahan yang tersimpan dibawah tanah, terdapat jutaan misteri didalamnya. Ornamen yang dapat dilihat di Gua tidak serta merta terbentuk butuh jutaan tahun lamanya untuk menghasilkan ornamen yang mengagumkan itu, 1 cm ornament bernilai puluhan hingga ratusan tahun, bagi sebagian orang Gua adalah candu yang selalu mengundang untuk kembali. Maka nikmatilah keindahanya dengan bijak, dan jangan lupa untuk berlangganan artikel kami lainnya.

 

Penulis : Kupuk GPA

Satu tanggapan untuk “Lubang Gelap Bawah Tanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *