Efek Rumah Kaca Bagi Bumi

Buletin Kaonak – Apa yang terbesit di pikiran kalian ketika mendengar efek rumah kaca? “Efek rumah kaca” terdiri dari 3 suku kata yang akan memakan berlembar lembar pembahasan. Dan akan dikaitkan dengan istilah istilah ilmiah lain dimana mereka juga memiliki sub-sub pembahasan sendiri.

Perlu digaris bawahi efek rumah kaca bukan merupakan hal yang buruk, justru efek inilah yang memberikan kesempatan adanya kehidupan di muka bumi, kalau saja tidak ada efek rumah kaca, maka suhu rata-rata permukaan bumi bukanlah 15°C seperti sekarang ini, melainkan -18°C.

Sekarang yang kita rasakan dari tahun ke tahun terjadi perubahan cuaca yang tidak menentu. Siang hari kita rasakan sangat panas kemudian sore dan malam terjadi hujan. Kasus seperti ini menandakan terjadinya Pemanasan Global(Global Warming) yang disebabkan oleh efek rumah kaca. Gas-gas yang membentuk atmosfer seperti uap air dan GRK(Gas Rumah Kaca) membiarkan setengah radiasi matahari masuk ke permukaan bumi, tetapi menjebak 80-90 persen radiasi di dalam atmosfer. Radiasi yang terjebak inilah yang memberi kehangatan bagi semua makhluk hidup di permukaan bumi. Tetapi jika radiasi yang terjebak itu terlalu banyak maka itu yang menyebabkan efek rumah kaca berlebih

Kosentrasi Gas yang menyebabkan efek rumah kaca terbesar adalah gas CO2, selain itu yang dapat menimbulkan efek rumah kaca adalah belerang dioksida,nitrogen monoksida (NO) dan nitrogen dioksida (NO2) serta beberapa senyawa organik seperti gas metana dan klorofluorokarbon (CFC).gas-gas tersebut memegang peranan penting dalam meningkatkan efek rumah kaca.

Lalu apa yang meingkatkan konsentrasi gas gas tersebut dibumi? Tentu saja hal ini tidak lepas dari kegiatan manusia sehari-harinya seperti CO2 dari kendaraan bermotor, gas metan dari lahan pertanian dan limbah yang tidak diproses, dan CFC alias freon dari hair spray  hingga pada akhirnya menyebabkan dampak yang saling berhubungan bagi bumi yaitu meningkatnya suhu permukaan bumi akan mengakibatkan adanya perubahan iklim yang sangat ekstrem dibumi.hal ini dapat mengakibatkan terganggunya hutan dan ekosistem lainnya,sehingga mengurangi kemampuannya untuk menyerap karbon dioksida diatmosfer.pemanasan global mengakibatakn mencairnya gunung-gunung es didaerah kutub yang dapat menimbulkan naiknya permukaan air laut.efek rumah kaca juga dapat mengakibatkan meningkatkan suhu air laut sehingga air laut mudah mengembang dan terjadi kenaikan permukaan laut yang mengakibatkan negara kepulauan akan mendapatkan pengaruh yang sangat besar.

Berikut beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk meminimalisir dampak dari efek rumah kaca:

  1. Membudayakan sikap hemat listrik.
  2. Menanam pohon sebanyak mungkin dan menjaga hutan.
  3. Kurangi penggunaan alat transportasi berbahan bakar minyak
  4. Mengolah sampah dengan baik.
  5. Kurangi penggunaan alat yang menggunakan CFC.
  6. Menerapkan sistem budidaya pertanian dan peternakan yang baik

Efek rumah kaca hilang adalah sebuah bencana, efek rumah kaca berlebih juga sebuah bencana. Maka sebagai manusia penghuni bumi berbondong-bondonglah mengurangi dampak dari efek rumah kaca yang sudah mulai berlebih seperti sekarang ini.

 

Penulis : Kupuk GPA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *