7 Tips Memotret Dialam Bebas

Buletinkaonak – Berjalan-jalan dialam liar adalah salah satu cara untuk memanjakan mata. Dengan kecanggihan teknologi keindahan alam liar dapat diabadikan dalam sebuah foto. Memotret di alam bebas, tentu bisa dilakukan oleh siapa saja. Apalagi di masa sekarang, kita bisa memotret dengan modal kamera bawaan ponsel yang rata-rata sudah dilengkapi teknologi memadai. Buat kamu yang kurang yakin dengan hasil potretanmu dialam bebas berikut tips-tips yang dapat kamu terapkan.

1. Perhatikan Lokasi

Periksalah lokasi yang akan kamu jadikan tempat pemotretan sesering mungkin.. Bawalah kameramu, ambil beberapa gambar, dan perhatikan apakah hal-hal yang ada disekeliling tempat itu cocok dengan subjek atau tidak. Dan juga perhatikan waktu saat hendak melakukan pemotretan. Karena pagi hari tampak berbeda dengan siang hari, yang mana juga sangat berbeda dengan sore hari perihal cahayanya, penempatan banyangan gelapnya, dan kehangatan lokasinya.

2. Pahami peralatan memotretmu (kamera, lensa, dll)

Hal ini  memang terdengar sangat klise, tetapi ini adalah hal yang sangat penting. Dalam wildlife fotografi moment bagus yang akan kita bidik biasanya hanya berlangsung selama beberapa detik saja . Jika kamu tidak memahami pengaturan kamera dan pemilihan lensa secara expert maka kamu bisa kehilangan moment tersebut.

3. Sudut pengambilan gambar

Jika hewan sedang beristirahat di atas permukaan tanah, pastikan kamu merendahkan posisi pada levelnya untuk mendapatkan hasil pemotretan yang bagus pada wajahnya. Sudut pkamung berubah saat seseorang berada pada ketinggian yang sama dengan subjek. Cobalah berbagai sudut – atas ke bawah, langsung, sudut rendah ke atas – dan temukan sudut terbaik yang memungkinkan bagi Kamu. Gunakan monitor LCD miring dari kamera Kamu untuk sudut-sudut yang sulit diambil, seperti sangat dekat dengan permukaan tanah.

4. Titik fokus yang dituju

Fokus memainkan peranan penting dalam fotografi. Saat berhubungan dengan subjek, bagaimanapun juga, kamu harus tahu kemana harus mengarahkan kemera , apalagi saat kamu ingin mengambil gambar close up dengan kedalaman. Tetapkan mode fokusnya, autofocus bisa sangat membantu dalam setiap pemotretan, tapi dalam foto close up adalah lebih baik jika menggantinya dengan manual focus. Ingatlah, lebih dekat lensa foto kamu dengan subjek, maka fokus kamera kamu tidak akan keluar dari batas foto yang hendak kamu ambil.

5. Pengaturan Kamera

Baik kamera bawaan ponsel maupun kamera DSLR, menjanjikan setting yang tujuannya jelas untuk memaksimalkan gambar. Tak soal jika ingin bereksperimen. poinnya adalah cahaya. Setting kamera saat memotret malam jelas berbeda dengan saat memotret siang hari.

6. Komposisi yang Menarik

Belajarlah dari foto-foto  di media massa. Pahami, mengapa saat memotret obyek atau subyek tertentu, ada kalanya diletakkan di sepertiga sisi kiri atau kanan. Ada kalanya di taruh tepat di tengah gambar. Ya, ini ada hubungannya dengan komposisi. Ketika memotret dan hasilnya bagus, sering kali ini karena komposisi yang tepat. Tiap komponen dalam gambar membentuk satu kesatuan yang sempurna. Memainkan unsur di latar belakang dan depan, warna, tekstur, dan masih banyak lagi.

7. Bermain dengan Background

Memotret alam terbuka, berarti siap bermain dengan latar belakang atau background. Unsur ini sering kali malah memberikan keindahan tersendiri. Langit biru dengan gulungan awan, warna jingga, bangunan, gunung, hingga biru lautan.

 

Penulis: Kupuk (GPA)

Refrensi: Berbagai sumber.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *